NHW4: Belajar Menjadi Manager Keluarga yang Baik

NICE HOMEWORK #4 BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA YANG BAIK Bunda, sekarang saatnya kita masuk dalam tahap “belajar menjadi manajer keluarga yang baik” Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup dan menemukan peran hidup anak-anak. Ada hal-hal yang kadang menggangu proses kita menemukan peran hidup yaitu RUTINITAS. Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak … More NHW4: Belajar Menjadi Manager Keluarga yang Baik

NHW 3.2: Kurikulum yang anak-anak gue banget

Allah memasangkan pria yang baik dengan wanita yang baik, begitu juga sebaliknya, tapi tak pernah ada catatan anak yang seperti apa yang akan dititipkan dalam rahim seorang wanita. Anak yang bagaimana yang akan dititipkan dalam kehidupan pasangan suami-istri? Dalam keluarga kami, ada beberapa nilai yang kami kedepankan sebagai bekal menjalankan amanah Allah atas anak-anak yang dititipkan. … More NHW 3.2: Kurikulum yang anak-anak gue banget

Mini Portofolio Rayi

Anak kedua kami bernama Rejendra Zhafran Muttaqin, kami memanggilnya Rayi yang bisa diartikan sebagai adik dalam bahasa Sunda dan priyayi sekaligus.  Rayi adalah anak yang sangat kuat sejak dari dalam kandungan. Doa kami terpatri dalam namanya Rajendra yang berati raja yang amat kuat dalam bahasa Sansekerta, Zhafran yang berasal dari bahasa Arab yang berarti beruntung … More Mini Portofolio Rayi

Mini Portofolio Qaireen

Namanya Qaireen Nazura Sheena, cukup lama kami menggodog nama untuk putri pertama kami ini, dan Alhamdulillah tetap bisa launching di hari H kelahirannya. Qaireen berasal dari kata khairun yang berarti baik dalam bahasa Arab. Masih dalam bahasa yang sama Nazura kami sematkan agar Qai menjadi pemimpin yang di hormati. Sedangkan Sheena berasal dari bahasa Hebrew … More Mini Portofolio Qaireen

NHW3: Membuat Kurikulum Belajar yang gue banget

  NICE HOME WORK #3 MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH BERBASIS HATI NURANI Materi matrikulasi minggu ketiga ini bisa dibilang menantang. Nice Homework 3 (NHW3) nya sederhana, tidak membutuhkan banyak orang untuk diskusi, materi ini untuk diri sendiri malah. Namun disitulah letak tantangannya, perlu banyak waktu untuk mengerjakan NHW3. Kenapa? Karena kita tidak mengenali diri sendiri, … More NHW3: Membuat Kurikulum Belajar yang gue banget

Matrikulasi 3: Mendidik dengan kekuatan fitrah berbasis hati nurani

PROGRAM MATRIKULASI IBU PROFESIONAL MATERI #3 BATCH #1 MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FITRAH BEBRBASIS HATI NURANI Oleh : Septi Peni Wulandani Bunda, setelah kita memamahi bahwa salah satu alasan kita melahirkan generasi adalah untuk membangun kembali peradaban dari dalam rumah kita, maka semakin jelas di depan mata kita, ilmu-ilmu apa saja yang perlu kita kuasai seiring … More Matrikulasi 3: Mendidik dengan kekuatan fitrah berbasis hati nurani

NHW 2: Menyelami hati dan jatuh cinta kembali

NICE HOMEWORK #2 a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki “alasan kuat” bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda. Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami Cukup mellow aku bikin surat ini, kemarin-kemarin bahkan sempet buka-buka lagi surat dari suami dan itu bikin nangis bahkan aku nulis … More NHW 2: Menyelami hati dan jatuh cinta kembali

Matrikulasi 2: Membangun Peradaban Dari Dalam Rumah

Materi matrikulasi batch 1 Institut Ibu Profesional kali ini mengangkat tema tentang Membangun Peradaban Dari Dalam Rumah Setiap Senin malam pukul 20.00-21.00 aku biasanya meminta izin suami untuk mengikuti materi secara langsung. Senin minggu kedua itu agak berbeda, anak-anak masih asik gulitak-gulituk ditempat tidur sambil minta ditemani bundanya cerita. Walaupun ngga bisa nyimak langsung, materinya … More Matrikulasi 2: Membangun Peradaban Dari Dalam Rumah

Surat Cinta untuk Suamiku

Pertangahan 1999… Masjid itu kosong, Uput liat Akang sendiri dipelataran masjid, khusyu sekali membaca buku. Kita belum berkenalan, tapi Uput tau Akang adalah lelaki yang baik, lelaki yang sayang pada keluarga, bertanggungjawab, punya prinsip dan pendirian, lelaki yang berbeda namun tetap luwes. Akang memandang Uput kala itu dan tersenyum, bibit cinta itu tertanam tak terasa…