Tantangan sederhana untuk si Kecil

Punya anak yang ekspresif banget itu ada seneng ada keselnya, kadang manis banget tapi kadang nguji kesabaran juga. Seringnya begitu ga suka sesuatu, reaksinya marah, teriak dan jerit-jerit. Kadang disertai tindakan fisik seperti mukul atau tendang-tendang. Memang sih ini bagian dari menyalurkan emosi, tapi apa bakalan gini terus?

Aha!

Tantangan orangtua untuk anak ekspresif, terutama kalau marahnya lagi muncul ialah nahan sabar. Gimana supaya ngga terpancing sama marahnya dengan anak dan ngga ikutan tantrum kaya anak? Atau gimana caranya biar anak juga jadi ga marah-marah terus? Mending belajar sabar sendiri atau belajar sabar bareng anak juga?

Buat aku sih mending belajar sabar semuanya deh, ngga hanya ortunya tapi juga anaknya plus saudaranya yang jadi salah satu sistem pendukung tercapainya pembelajaran sabar ini.

Rayi sudah menginjak 4 tahun, masih masanya egosentris. Cukup reaktif terhadap hal baru, ngga bisa kenal nanti karena semuanya harus sekarang. Repot juga jika dibiarkan. Maka kemudian paradigmanya diubah, kesepakatan yang biasanya berlaku untuk hal-hal kecil kini naik kelas.
Jika biasanya Rayi menginginkan sesuatu maka tantangannya ialah melakukan sesuatu, kali ini tantangannya ialah menahan marah.

Sepintas ngga ada bedanya ya? Namun bagi emak-emak pasti kerasa deh bahwa nahan marah itu lebih berat daripada melakukan sesuatu. Sesuatunya yang standar rumahan ya maksudnya, bukan yang ekstrim gitu.

Rayi beberapa waktu ini pengen banget mobil mainan, namun selalu gagal jika diberi tantangan. Bukan karena faktor kurang berusahanya, tapi karena anaknya suka lupa minta apa hehe. Mobil mainan ini bisa dibilang cukup intens diceritakan, harapannya supaya bisa punya juga suka Rayi utarakan.
Maka kali ini Rayi ditantang untuk tidak marah selama seminggu, jika dalam seminggu itu Rayi marah, maka perhitungan dihitung dari awal lagi.

Sudah 3 kali dalam hari ini Rayi mulai marah dan tiap kali diingatkan jawabannya hanya ‘eh iya, maaf ya bun’. Sepertinya kali ini motivasinya lebih kuat daripada hal-hal lain yang Rayi inginkan.

#Tantangan10Hari
#Level9
#KuliahBunsayIIP
#day9
#ThinkCreative


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s