Belajar membedakan keinginan dan kebutuhan

Pulang dari seminar bu Elly sabtu lalu,  rasanya perut ini kok memberontak pengen dikasih makan. Mau ngajakin suami n anak2 makan tapi mereka mah udah duluan makan, mau makan sendiri kok ngga enak kalo suami n anak2 cuma liatin aja. Ah tapi kan laper, ngga papalah makan sendiri juga.
Tapi akhirnya mau juga suamidan anak-anak  nemenin makan dan ternyata kakak mau makan lagi padahal kan baru juga sejam yang lalu makannya.
“Kakak mau makan? Yakin? Masih laper kah? “

Dan jawabannya positif masih laper. Oke deh dipesankan 2 porsi cuanki, buat aku dan buat kakak.
 
Pada akhirnya kakak menyerah di suapan pertama, kenyang katanya. 
Rasanya kesel kalo mubazir gini, walaupun bisa dibekel pulang cuankinya. Tapi ini kesempatan buat kakak untuk tahu bahwa rejeki kita hanyalah sebatas yang kita pakai, kita makan dan kita gunakan saja.
Perut kita punya kapasitas menampung makanan, mulai belajar membedakan antara butuh makan dengan pengen makan. Karena kebutuhan dan keinginan itu dimulai dari hal sederhana sehari-hari.
Ngga cuma anak kecil yang harus belajar, sebagai orang dewasa pun kadang ada saja hal bikin kantong jebol karena tidak bijak menentukan keperluan dan keinginan.
#day5
#Tantangan10Hari
#CerdasFinansial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s