Menguatkan bonding keluarga

Pagi ini tadinya mau ke Gasibu bareng-bareng nemenin suami upacara dalam rangka HUT Jabar. Suami mah upacara, kami mah main. Tapi karena terlalu pagi, akhirnya batal ikut ngota.
Untungnya anak-anak ngga terlalu kecewa karena masih bisa main tenda-tendaan, hasil bikin kemaren. Ngga hanya tenda-tendaan, boneka, mobil, buku ikutan dimainin.

Sejak pagi Rayi minta dibacakan cerita kodok, katanya ceritanya ada di buku. Tapi tiap kali diminta untuk membawakan bukunya mendadak Rayi malah main yang lain. Sampai akhirnya Rayi merasa sudah siap buat dibacakan cerita, Rayi dibantu kakak mencari buku yang dimaksud. Ternyata sudah bolak-balik bawa buku, si kodok ngga ada dibuku. Usut punya usut ternyata Rayi pengen cerita kodok saat aku baca buku biru, dan Rayi mengira di buku tersebut ada kodoknya.
Drama dimulai…
Dari mulai marah-marah, ngga mau dibacakan cerita sampai kakak ngga boleh dengerin bundanya cerita juga. Kemudian kakaknya punya ide.
“Bun, mau cerita bisik-bisik”.
“Rayi mau juga cerita kodok bisik-bisik”. Angger mau cerita kodok
Sambil bisik-bisik…..
“Pada suatu hari….” Belum lagi selesai 1 kalimat anak-anak sudah ketawa lepas…
“Pada suatu hari….” dan anak-anak kembali tertawa. Heran deh hanya kalimat begini saja dengan bisik-bisik bisa bikin anak-anak ketawa lepas. Sepertinya memang ekspresi emaknya super lebay yang bikin anak-anak ketawa.
Ceritanya ngga panjang sebenarnya, hanya cerita bahwa ada kodok yang suaranya ‘Kungkong’. Tapi cerita seperti ini bisa bikin anak-anak ketawa dan ngga tidur-tidur kalau diceritakan sebelum tidur, seperti cerita bisik-bisik tentang tokek 2 malam sebelumnya.
Menjelang sore anak-anak masih keukeuh ngga mau ngebuka tendanya, ya sudahlah mereka siapnya besok katanya. Emak mah ngikut welah.
Sore ini cukup cerah buat jalan-jalan. Rutenya memutar ke atas rumah menuju alun-alun Ujung Berung. Anak-anak senang sekali jalan-jalan ditambah lagi di alun-alun selalu ada permainan yang bisa dimainkan.
Keluarga kami ini seneng jalan-jalan tapi ngga ngoyo kalau lagi mager. Jalan-jalan jadi 1 agenda untuk memperkuat bonding antara anggota keluarga. Ngga harus jauh, tapi berkesan bagi semuanya. Kadang hanya momotoran yang deket-deket rumah, kadang hanya ke belakang rumah liat sapi. Beberapa kali ngota atau keluar kota. Sering juga hanya dirumah mager tapi tetep seru.
Hari ini ngga jadi balapan mobilnya, tapi untungnya Rayi ngga nagih hehe…. besok lagi aja ya Ray…

 

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

#TantanganHariKe3


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s