Pengaruh intonasi, rotasi mata dan kepala serta gravitasi terhadap penggunaan kata omaigat sehari-hari

Jadi PJ Bunda Produktif di grup IIP (Institit Ibu Profesional) Bandung itu ngga pernah kepikiran. Boro-boro profesional, produktif aja ngga, ooooohmaigaaaaattt kerjaan rumah aja banyak delaynya. Sebagai full time mom yang kerontang ilmu, gabung di grup IIP itu bikin seneng banget, ketemu banyak temen-temen yang kece badai, pada jago dibidang masing-masing, ditambah dararoyan sharing, wuihhh muantep tenan.

Kalo bisa dibilang IIP itu isinya cuma 2 jenis orang, profesional dan super profesional. Jadi buat aku yang masih dalam tahapan galau dalam tahapan menilai poin plus diri sendiri bisa gabung disini tuh bikin omaigaaaaaatttt jenis pertama tipe enam.

Omaigat bisa dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu berdasarkan banyaknya omaigat yang disebutkan dan dari ketiga jenis omaigat ini masih dibagi lagi dalam beberapa tipe sesuai nada baca, intonasi dan tingkat kesipitan dan kebelo-an mata, derajat rotasi mata dan kepala, juga pengaruh gravitasi terhadap tubuh secara umum dan bahu secara khusus.

Omaigat jenis pertama ini adalah omaigat dengan sekali pengucapan, tipe pertama bila disebutkan dengan cepat dan nada naik beberapa desibel itu artinya kaget, asli cuman kaget aja sama kaya kita bilang Astaghfirullah dengan derajat kenaikan nada yang sama.

Omaigat tipe 2 adalah omaigat dengan pengucapan agak membulat dibarengi dengan lirikan jahil dan senyum yang bisa mengalahkan joker artinya adalah ‘hayoh loh ketauan’ ini persis kaya Sponge bob mergokin Squidwards doyan Krabby Patty.

f70

Beda lagi dengan omaigat yang dibaca o-mai-gat, kalau kelopak mata tak mengalami penyipitan atau pembelo-an artinya pasrah, apapun kejadiannya hanya bisa o-mai-gat aja, that’s it, ini tipe 3 nya.

Omaigai paling nendang ada di tipe 4 yaitu kalau pupil mata memberontak karena ruang pandang sedikit tertutupi kelopak mata berkaitan dengan o-mai-gat ini tadi, bisa dibilang ada hal-hal yang udah diwanti-wanti jangan dikerjain tapi dikerjain juga, ngeyel dan akhirya kita cuma bisa bilang ‘tanggung sendiri ya’ biasanya ada tambahan sepersekian detik dalam pengucapan oooo-maaaii-gaaaatt. Khusus o-mai-gat yang ini paling seneng ketika akhirnya yang kita khawatirkan kejadian juga, pasti dengan semangat 45 kita akan bilang ‘kaaaannnn…..gue bilang apah?’ tapi ketika ngga kejadian kita bilangnya ‘yaelah, syukur kaga kejadian kalo kejadian kan paling ngga dah gue wanti-wanti bro’ kesan peduli sama teman harus tetap muncul di omaigat yang ini.

Tipe ke-5 adalah omaigat paling nge-bete-in, dibaca omaigaaaaattt dengan mai agak tinggi dan diakhiri dengan datar dan panjang serta mulut yang membuka segan menutup tak mau, biasanya ditambah dengan pandangan mata menuju objek atau pupil yang berotasi dari kanan bawah menuju atas dan berakhir di kiri bawah berarti bertemu dengan objek yang tak disuka. Kadang pergerakan pupil akan berbanding lurus dengan gerakan kepala, terutama bila ikatan persahabatan antara pupil dan kepala sangat erat.

Sama seperti omaigat diatas yaitu dengan a panjang tapi dibaca dengan setengah berbisik namun melengking dan ada perpindahan pupil mata menuju kiri bawah artinya ketemu sama orang keren tapi ngga mau ketauan kalau nge-fans, nah ini omaigat jenis pertama tipe enam hehe.

Tipe ketujuh dari jenis pertama ini adalah omaigat dengan o yang panjang kadang terdengar seperti oooohh-maigat dan beberapa variasi seperti ooooohhmaigaaaatttt itu artinya pekerjaan yang tak kita suka sudah menanti, atau pekerjaan deadline atau ada pekerjaan lain sementara yang kita kerjain juga belum beres, antara pasrah tapi kudu dikerjakeun tapi kumaha deui.

Oke, next! Omaigat jenis kedua adalah omaigat yang diucapkan 2 kali. Ngga banyak variasi di tipe omaigat yang ini, omaigat omaigat disebutkan dengan nada menurun dan diiringi dengan dorongan bahu mendukung gravitasi. Biasanya omaigat omaigat hanya disebutkan saat bingung mau ngerjain yang mana dulu atau dapet berita buruk seperti tambahan pekerjaan yang butuh eksekusi cepat dan akan meninggi juga melengking pada omaigat terakhir ditambah dengan jambak-jambak rambut, garuk-garuk tembok dan nyaris melemparkan barang-barang tapi keburu sadar kalo barang yang mau dibating itu mahal dan bukan punya sendiri, punya sendiri kalo dibanting rugi, punya orang lain kalo dibanting harus ganti. Tipe omaigat ini akan menyeruak ketika tak juga bisa mengerjakan pekerjaan yang ditambahkan tersebut, bisa dibilang pasrah tapi kumaha deui.

Jenis omaigat yang ketiga adalah omaigat dengan tingkat minimum pengucapan omaigat tiga kali dan maksimun tak terdefinisi. Jenis omaigat yang ini adalah omaigat yang sifatnya addict, dan merupakan luapan emosi tak percaya dan ke-GR-an tapi biasanya hanya fatamorgana. Biasa diucapkan abege dengan tangannya mengipas-ngipas diri sendiri sambil jingkrak-jingkrak kecil dan bermaksud menunjukkan bahwa dia sekarang sedang menjadi pusat lambaian tangan idolanya dalam sebuah konser padahal yang dilihat si idola itu hanyalah kerumunan orang fansnya. Pada tingkat yang lebih sopan tipe omaigat ini bisa mengubah reaksi tangan dari mengipas-ngipas menjadi menutup mulut. Khusus omaigat jenis ketiga ini tidak hanya menjangkiti abege tapi juga tren-nya meningkat ke ranah mahmud (mamah muda) sekaligus menurun ketingkat teka dan esde.

Masih ada omaigat yang lain? Kayaknya udah deh, tapi kalau ada let me know yaa hihi…

#ODOPfor99days

#day51

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s