Ngintip pola makan Rasul

Kalau kita ditanya siapa orang yang paling sehat didunia? Hampir pasti jawabannya Rasulullah Muhammad SAW. Hanya pernah sakit 2 kali seumur hidupnya, itupun yang pertama karena diracun, yang kedua sakit ketika menjelang ajal. Aku jadi penasaran sebenarnya pola makan Rasul ini kaya gimana sih? Selain tentunya yang beberapa udah kita kenal seperti makan dengan diawali bismillah, menggunakan tangan kanan, sambil duduk, makan dengan 3 jari sampai pembagian perut sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara.

Okey, ayo kita kumpulkan sumbernya:

  1. Bukhari dan Muslim dari Abdullah ibn Umar: ”Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi”. -> jangan diet sampe keliyengan jeng.
  2. Surat al-A’raf ayat 31 berfirman: ”Makan dan minumlah, tapi janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.  -> ngga segala dimakan juga kali
  3. Sabda Beliau: ”Kami adalah orang-orang yang tidak makan kecuali setelah lapar, dan bila makan kami tidak sampai kenyang”.-> makan diatur secukupnya, buat yang ini ga nemu perawinya
  4. Diriwayatkan dari Anas ra bahwa Rasulullah saw bernafas tiga kali saat minum. Beliau bersabda: ”Sungguh, ini lebih mengenyangkan, menyembuhkan, dan menyegarkan”. (HR Bukhari dan Muslim) -> minum seteguk-seteguk, sekali minum jangan lebih dari 3x nafas (ngga sekali minum 2 gelas langsung gitu)
  5. Diriwayatkan dari Aisyah bahwa Nabi saw bersabda: ”Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah yang Mahatinggi dan shalat, serta janganlah kalian tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras”. (HR. Abu Naim dengan sanad dha’if) -> habis makan jangan langsung tidur, diseling sekitar 5-10 menit
  6. Diriwayatkan dari Anas : ”Makan malamlah sekalipun hanya dengan kurma kering (yang rusak), karena meninggalkan makan malam dapat mempercepat penuaan”.-> diet meninggalkan makan malam big NO yaa
  7. Tidak memakan daging setiap hari, melainkan berselang hari. Diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dari Aisyah ra, dia mengatakan bahwa bagian lengan atas adalah daging yang paling disukai Nabi. Namun beliau tidak memakan daging setiap hari. Maka yang tersisa ditangguhkan untuk keesokan harinya->beruntunglah, daging sekarang mahal bo!
  8. Dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau makan semangka dengan kurma muda seraya bersabda, “Kami memecah panasnya ini (kurma muda) dengan dinginnya ini (semangka) dan dinginnya ini (semangka) dengan panasnya ini (kurma muda).” (Sunan Abu Dawud; dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani) -> makanan ada yang bersifat panas dan dingin, kurma sifatnya panas, semangka dingin
  9. Dari Abdullah bin Jafar, “Aku melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam makan mentimun dengan ruthab (kurma muda).” (HR. Bukhari dan Muslim) ->kurma sifatnya panas, timun sifatnya dingin
  10. Dari Jabir dan Abu Said bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kurma ‘ajwah berasal dari surga, ia merupakan penangkal racun, daging buahnya manis, yang airnya merupakan obat mata.” (HR. An-Nasa’i dan Ibnu Majah)-> rutin makan kurma terhindar dari racun, sianida lagi marak nih, siap-siap penangkal racunnya 😉

 

Masih banyak hadist seputar pola makan Rasul, tapi segini juga sudah uyuhan lah yaa…

Happy diet, happy healty…

 

#ODOPfor99days

#day43

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s