Mewarnai untuk mood booster

Pagi tadi aku mendampingi Qaireen lomba mewarnai, mewarnai adalah hobi Qaireen, jadi pas lah lomba ketemu hobi. Klop! Cocok!

Sebelum mulai berlomba suamiku berpesan ‘Senang-senang aja ya, biarin aja kakak main-main.’ Hal ini penting mengingat Qai termasuk anak yang gampang cemas ketika secara sengaja tahu kalau dia dinilai. Maka ketika lomba itu dimulai aku hanya menyemangatinya tanpa mendikte harus begini harus begitu.

Ini adalah lomba mewarnai yang keduakalinya bagi kami, sebelumnya adalah lomba mewarnai pop up, ibu dan anak bekerjasama menyelesaikan 1 proyek pop up. Kali ini ibu dan anak mempunyai 2 in 1 proyek, 2 lembar warna yang berbeda dengan 2 gambar yang berbeda dan diselesaikan masing-masing oleh ibu dan anak. Gambar untuk diwarnai anak lebih sederhana, kaligrafi dengan huruf yang besar dan jarak yang lebar, sedangkan untuk orang tua bisa dibilang lebih kompleks, lebih seperti membatik dengan crayon atau pensil warna.

Ternyata tak hanya anak yang menikmati pengalamannya mewarnai, banyak orang tua yang juga sangat asik mewarnai sampai-sampai tak mau diganggu anak-anaknya saat mereka sedang mewarnai. Mewarnai kini bukan hanya disukai oleh anak-anak, namun juga orang tua. Bahkab baru-baru ini trend coloring for adult sedang booming, biasanya selain mengurangi tingkat stress juga untuk mood booster.

 

#ODOPfor99days

#day23

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s